Desa Legenda, Namun Tinggal cerita
Ayam jago adalah sebuah legenda yang sangat akur dengan tokoh yang bernama Panji Laras, yang mana Panji Laras ini adalah seorang yang hidup di zaman kerajaan dan mempunyai seekor hewan piaraan berupa ayam yang diberi nama ayam Panjilaras.
Usut punya usut, legenda ini seakan-akan kisah yang terkenal di kalangan masyarakat jawa. Namun, tidak semua masyarakat tau dimana legenda itu terjadi.
Desa Pandan Laras adalah jawabansemua legenda itu, tepatnya terletak di kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Mungkin sekitar 8 Km dari pusat kecamatan desa itu bisa ditemukan.
Menurut bapak Soemaryo, mantan kepala desa Pandan Laras, dulu masyarakat Pandan Laras sering sering berziaroh ke makam Raden Panji Laras yang bertempat di samping lapangan desa Pandan Lara. Namun, lambat laun budaya berziaroh ke makam tersebut hilang secara pelahan.
Keadaan masyarakatnya pun semakin memper erat kenyataan yang ada. Pasalnya, mayoritas masyarakat sekitar memelihara ayam jago, dan terbukti, bahwa ayam yang berasal dari desa ini sering dijadikan ajang sambung ayam dibeberapa daerah sekitar.
Konon, ayam Panji Laras ini sering keluar pada hari Kamis Kliwo, biasanya berkeliaran di sekitar makam Raden Panji Laras, sepertu halnya penuturan Bapak Nur(70). “Biasanya ayam Panji Larasa keluar pada hari Kamis Kliwon, dan bermain di sekitar pesarean Raden Panji Laras”. Tutur bapak paruh baya tersebut. “Namun, orang yang bisa melihat hanyalah orang yang berhati bersih dan benar-benar bertaqwa”. Lanjutnya.
Selain itu, bapak Nur juaga menuturkan bahwa di desa Pandan Laras juga ada sumber ai. Konon, sumber air ini adalah pemandian ayam jago Raden Panji Laras. Biasanya, masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama Air sonok.
Dan yang lebih anehnya lagi, masyarakat yang pernah meminum air dari sumber itu, saat menyembelih ayam tidak pernah berhasil, dalam artian tidak pernah mati.; bahkan, ayam yang disembelih itu semakin kuat sesudah sembuh dari lukanya.
Dulu, makam Panji Laras sempat terawat dan direnovasi oleh bapak Ali Wafa Umar Fauzi, guru tugas dari desa Ganting, Kec. Maron. Dia pernah merubah suasana makam Raden Panji tersebut. Namun, setelah renovasi selesai tiada tindak lanjut untuk merawat makam tersebut.
Komentar
Posting Komentar